Sabtu, 09 Agustus 2014

CERITA DITENGAH JARAK

Jarak, yang membuat kedua titik terpisah
Tapi jarak, yang menghadirkan gores cerita


Aku mulai lelah dengan jarak
Yang menggerogoti pandangan
Dan yang membuat aku harus memupuk rasa rindu
Tertumpuk, dan terus menumpuk

Ini kisah tentang jarak
Jarak yang menggoda kami melangkah lebih jauh dan jauh


Jarak, tidakkah kau mengasihaniku
Disini aku mencoba tetap kokoh bertahan di satu titik
Meski kadang ada angin nakal yang ingin menarikku kekanan pergi bersamanya
Meski kadang ada polisi polisi yang mendorongku untuk roboh
Tapi di titik ini aku masih bertahan
Untuk tetap disini berdiri menjaga titik ini
Sampai nanti kau lelah memisahkan kami


Ini kisah jarak, yang memberi ruang
Aku tidak pernah memakai topeng untuk menjadi "terlihat lebih sempurna didepanmu"
Tapi disini
Karna engkau jarak
Aku harus menjadi orang lain di beberapa waktu
Di depan laptop yang menghapus engkau secara semu
Aku menjadi orang lain
"Bukan untuk membuat aku terlihat sempurna"
Aku menjadi orang lain "agar kau yang disana masih bisa menjadi sempurna meski jarak ada ditengah kita"

Iya, aku tidak ingin kau
Yang terpisah oleh jarak
Harus merasa tidak sesempurna ketika bersama

Dulu
Kisah kita
Didepan kotak yang menghubungkan kita
Skype, yang memberi ruang untuk kita bicara dan bertatap secara semu
Kau yang menatapku dengan menyantap sepiring mie instan
Dan kau yang menatap semangkuk baksomu
Lalu kau melihatku dengan caramu
Menghentikan suapanmu
Iya hanya karena sepiring mie yang ku santap
Akhirnya kau tidak menyantap makananmu
Dan beralih menemaniku menyantap si keriting itu
Dan kau bercerita tentang ketidak sempurnaanmu ketika jarak ada
Menghentikan santapanmu sampai kau terlelap melihatku dengan tumpukan buku
Dan aku melihatmu tertidur dengan semangkok bakso yang tidak jadi kau makan
Hanya karna kau merasa tidak sempurna
Hanya karena kau merasa tidak bisa menjaga

Iya, aku benci melihat kau dengan pikiran sempitmu seujurnya
Tapi kau tetap kokoh bertahan dengan pemikiranmu

Dan disini biarkan giliranku yang mengambil peran
 Berperan menjadi yanf lain didepan si skype, sahabatku penghapus jarak
aku, dan peranku

Aku dan peranku yang kumainkan karena jarak
Menghapus setiap air mata ketika ingin bertemu kau melalui sahabatku si penghapus jarak
Aku dan makanan yang selalu kusembunyikan
Dan sesekali mengucap dusta
Untuk berkata " aku sudah makan"
Untuk kau agar menjadi tetap sempurna
Dan tidak sedih memikirkan semua disini
Aku yang ingin bertemu denganmu
Ya, melalui sahabatku, si penghapus jarak
Selalu memakai lipstik tebal
Ketika aku merasa bibirku mulai pucat
Karena aktivitas menggerogoti tubuhku
Ya, untuk engkau
Agar terlihat masih sempurna, masih bisa menjaga

Aku dan peranku
Bukan untuk menjadi seseorang yang terlihat lebih sempurna
Tapi aku memilih peran menjadi yang lain
Untuk menjagamu untuk terlihat masih sempurna
Meski jarak mendorong kita untuk melangkah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar